Pages

Showing posts with label Networking. Show all posts
Showing posts with label Networking. Show all posts

Jan 6, 2009

Pengakuan dosa

Hari ini gw bikin kekacauan di kantor. Berawal dari permintaan bu ibeth dari unit lain untuk mengubah ip loopback layanan VPN Dial. Dengan sikap sok tau, gw menyanggupi permintaan ibu itu. Setelah buka contekan, gw telnet ke LNS.

Gw udah pernah create, dan delete config di LNS..masa ngedit ga bisa?! Dengan pedenya gw merubah konfigurasinya. Dan sebelum gw bener-bener selesai config, tiba-tiba koneksi telnet ke LNS nya putus! Gw masih nyantai. Gw bilang aja ke bu ibeth klo LNS nya malah ga bisa ditelnet. Trus bu ibeth bilang, "Nah lo!!! Itu LNS ga ada maintenace nya". Gw cuma nyengir aja.
Setelah itu, JEDEEEEEENGG!!!! jantung gw mau copot, berhenti berdetak, ingus meler-meler, mulut keluar busa, kayaknya gw salah config deh! Mampus gw, padahal di LNS itu ada customer-customer vpn dial bank-bank umum bahkan Bank Indonesia. Dada gw tambah sesek, otak gw kayak mau dibelah sama Sylar kayak film Heroes.

Gw langsung meraih henpon, setelah gw telp pengacara gw agar siap2 klo gw dituntut (haiyah), gw telp mba rani. Ternyata sebelum gw telp, orangnya udah nongol (Tuhan sedang baik sama gw). Gw langsung peluk dia dan mengaku dosa. "Mba..aku kayaknya salah config di LNS deh, sekarang LNS nya ga bisa di telnet!"


Beberapa menit kemudian langsung telp di kantor berdering terus, YM langsung di BUZZ!!, tiket gangguan membludak. Semua customer yang lewat LNS tersebut terganggu. Gw kira mba rani bakal langsung ngambil pisau di pantry atau ngebanting monitor ke muka gw,tapi mba Rani malah ketawa ngakak. Ternyata selain gw, master-master gw termasuk mba rani jg pernah salah config kayak gw. Mungkin mba rani kasian sama gw dan hanya ingin menenangkan gw yang mukanya udah pucet kayak mayat hidup dengan umbel yg meler dan busa di mulut (mas yatman dan mas widodo dengan senang mengabadikan muka tersangka utamanya -baca : gw-).

Ternyata gw beneran salh config. Seharusnya gw masuk ke virtual routernya, tapi gw malah langsung config di LNS nya. Alhasil yang gw ganti adalah ip loopback LNS nya, bukan ip loopback virtual routernya.
Dengan cekatan, mba rani segera memperbaiki config nya. Kita harus tau LNS itu masuk di router PE mana. Trus kita masuk ke PE itu dan telnet IP LNS itu dari sana. Trus ubah lagi config yg tadi salah ke config semula. Akhirnya layanan sudah up lagi.

Kita harus bisa belajar dari kesalahan. Tapi jangan sampe berbuat kesalahan yang sama, itu namanya bego dan malu-maluin.

Aug 28, 2008

Mangga ditampi atuh

Maaf ya...baru sempet posting kampiun. Tapi mohon maaf, hanya sedikit bgt yg bisa gw posting. Soalnya berhubungan dengan rahasia perusahaan. hehehe...

Arbor : Network Anomali Detection System

Peakflow SP adalah network wide anomaly detection system.
Tiga tipe anomali yang dideteksi olh peakflow:

1. Profiled anomalies

- Deviasi dari normal trafik

- Membuat patokan trafik yg normal à baselines

- Baseline didapat dari netflow (informasi layer 1-4), BGP (info routing), dan SNMP (info ttg available dari router, cth: info interface)

- Terdapat batas toleransi : expected maximum (nilai maks), hold down time.

- Jika ada trafik yg melebihi batas expected max dan hold down time, maka akan dimasukkan ke dalam 3 kelas:

a. High level

b. Medum level

c. Low level

2. Misuse anomalies

- Memonitor lebih spesifik, host yang melebihi trafik normal yang biasa

- Biasanya dari host /32

- Misalnya : ICMP anomaly, TCP NULL flag anomaly, IP NULL anomaly.

3. Fingerprint anomalies

- Trafik yang cocok dengan salah satu user signature

- Jika terdeteksi fingerprint, maka bisa melakukan fingerprint sharing dengan provider lain yang menggunakan ARBOR.